Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

THR Pensiunan Sudah Cair! Jangan Sampai Lebaran Dirusak Penipu

THR Pensiunan 2026
Ilustrasi. THR Pensiunan 2026
MANGENJANG.COM - Alhamdulillah, kabar baik datang menjelang Lebaran tahun ini. Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pensiunan sudah mulai cair lebih cepat dari biasanya.

Data terbaru menunjukkan sekitar 97 persen dari 3,2 juta pensiunan sudah menerima haknya. Ini tentu kabar yang menggembirakan, terutama bagi para orang tua yang menunggu dana tersebut untuk kebutuhan Lebaran.

Percepatan ini terjadi karena layanan digital yang dikembangkan oleh PT TASPEN (Persero). Proses administrasi yang dulu bisa memakan waktu tiga hari kini dipangkas menjadi hanya satu hari.

Artinya, hak para pensiunan bisa diterima lebih cepat dan lebih praktis.

Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Francis, bahkan turun langsung memantau proses pelayanan di kantor cabang dan mitra bayar untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

Langkah ini dilakukan agar penyaluran manfaat tetap sesuai prinsip yang dikenal sebagai 5T: Tepat Orang, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Tempat, dan Tepat Administrasi.

Namun di tengah kabar baik ini, ada satu hal yang tidak boleh kita abaikan.

Setiap kali ada pencairan uang dalam jumlah besar, biasanya para penipu juga ikut “bangun dari tidur”.

Modusnya macam-macam. Ada yang mengirim pesan mengaku dari TASPEN, ada yang menelepon mengaku petugas, bahkan ada yang menyebarkan tautan palsu yang mirip dengan website resmi.

Korban biasanya diminta mengisi data pribadi, nomor rekening, bahkan kode OTP.

Begitu data itu diberikan, uang di rekening bisa saja langsung hilang.

Karena itu, penting sekali bagi para pensiunan dan keluarganya untuk selalu memeriksa informasi dari sumber resmi.

Informasi resmi hanya disampaikan melalui website resmi perusahaan, kantor cabang TASPEN, media sosial resmi, serta call center 1500919.

Ingat satu hal sederhana: jika ada yang meminta kode OTP, PIN, atau data rahasia melalui pesan atau telepon, hampir pasti itu penipuan.

Lebaran seharusnya menjadi momen bahagia bersama keluarga. Jangan sampai kebahagiaan itu dirusak oleh orang-orang yang mencari keuntungan dengan cara menipu.

Jadi, mari kita saling mengingatkan. Terutama kepada orang tua kita yang mungkin tidak terlalu akrab dengan dunia digital.

Kadang, satu pesan sederhana saja sudah cukup untuk menyelamatkan seseorang dari kerugian besar.

Karena menjaga orang tua dari penipuan, itu juga bagian dari berbakti.***