Prabowo Pastikan Dana Bencana Aman dan Cukup: Negara Hadir, Bantuan Dipersilakan, Rakyat Tak Boleh Dibiarkan Sendiri
![]() |
| Presiden Prabowo kunjungi korban bencana |
Di tengah situasi sulit yang dihadapi ribuan warga, Presiden menegaskan satu hal penting: negara hadir, anggaran tersedia, dan bantuan tidak akan dipersulit.
Kunjungan Presiden Prabowo ke lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) di Lapangan Sepak Bola Bukit Rata, Kamis (1/1), bukan sekadar simbolik.
Kunjungan Presiden Prabowo ke lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) di Lapangan Sepak Bola Bukit Rata, Kamis (1/1), bukan sekadar simbolik.
Di hadapan warga dan jajaran pemerintah daerah, ia memastikan bahwa negara tidak akan membiarkan masyarakat terdampak bencana berjuang sendirian.
Pemerintah, tegasnya, telah menyiapkan anggaran yang cukup untuk penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Kalau ada yang mau membantu, silakan. Kita tidak menolak bantuan. Yang penting jelas mekanismenya dan niatnya tulus,” ujar Presiden Prabowo dengan nada tegas namun menenangkan.
Pernyataan ini menjadi angin segar di tengah kekhawatiran masyarakat soal lambannya bantuan dan kerumitan birokrasi.
“Kalau ada yang mau membantu, silakan. Kita tidak menolak bantuan. Yang penting jelas mekanismenya dan niatnya tulus,” ujar Presiden Prabowo dengan nada tegas namun menenangkan.
Pernyataan ini menjadi angin segar di tengah kekhawatiran masyarakat soal lambannya bantuan dan kerumitan birokrasi.
Prabowo secara terbuka menyampaikan bahwa bantuan, baik dari dalam maupun luar negeri, dipersilakan selama disalurkan melalui jalur resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia bahkan mendorong diaspora Aceh, Minang, hingga Batak yang berada di berbagai daerah maupun luar negeri untuk ikut berkontribusi membantu saudara-saudara mereka yang terdampak bencana.
Ia bahkan mendorong diaspora Aceh, Minang, hingga Batak yang berada di berbagai daerah maupun luar negeri untuk ikut berkontribusi membantu saudara-saudara mereka yang terdampak bencana.
Pemerintah, kata Prabowo, siap memfasilitasi dan mengoordinasikan agar bantuan tersebut tepat sasaran.
“Kalau ada diaspora Aceh, Minang, atau Batak yang ingin membantu, silakan. Kita atur mekanismenya. Yang penting jelas dan transparan,” tegasnya.
Bagi Presiden, persoalan kemanusiaan tidak boleh dibebani kepentingan apa pun. Bantuan harus lahir dari keikhlasan, bukan dari motif tertentu.
“Kalau ada diaspora Aceh, Minang, atau Batak yang ingin membantu, silakan. Kita atur mekanismenya. Yang penting jelas dan transparan,” tegasnya.
Bagi Presiden, persoalan kemanusiaan tidak boleh dibebani kepentingan apa pun. Bantuan harus lahir dari keikhlasan, bukan dari motif tertentu.
Ia mengingatkan agar pengalaman masa lalu, di mana bantuan kerap disusupi kepentingan tersembunyi, tidak terulang kembali.
“Kita ini sedang bicara soal kemanusiaan. Yang penting rakyat kita cepat tertolong, cepat pulih, dan bisa kembali hidup layak,” ujarnya.
Komitmen negara itu tidak berhenti pada pernyataan. Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Danantara telah membuktikan keseriusannya dengan membangun 600 unit hunian sementara hanya dalam waktu delapan hari.
“Kita ini sedang bicara soal kemanusiaan. Yang penting rakyat kita cepat tertolong, cepat pulih, dan bisa kembali hidup layak,” ujarnya.
Komitmen negara itu tidak berhenti pada pernyataan. Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Danantara telah membuktikan keseriusannya dengan membangun 600 unit hunian sementara hanya dalam waktu delapan hari.
Sebuah capaian yang menurut Prabowo menunjukkan bahwa negara mampu bergerak cepat jika semua pihak bekerja dengan satu tujuan.
Hunian sementara tersebut bukan sekadar bangunan darurat. Setiap unit dilengkapi fasilitas dasar yang layak, mulai dari tempat tidur, lemari, kipas angin, akses listrik, hingga jaringan Wi-Fi.
Hunian sementara tersebut bukan sekadar bangunan darurat. Setiap unit dilengkapi fasilitas dasar yang layak, mulai dari tempat tidur, lemari, kipas angin, akses listrik, hingga jaringan Wi-Fi.
Fasilitas pendukung seperti MCK, klinik kesehatan, dan area bermain anak juga disiapkan agar warga bisa kembali menjalani kehidupan dengan martabat.
“Ini bukan soal bangunan semata. Ini soal kemanusiaan. Bagaimana rakyat bisa kembali hidup dengan layak dan bermartabat,” kata Prabowo.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan lokal dalam pembangunan. Bahan-bahan sederhana dan kearifan lokal, seperti penggunaan lapisan penahan panas dari bahan tekstil atau anyaman, dinilai lebih efektif dan cepat diterapkan dibanding solusi mahal yang belum tentu cocok di lapangan.
Ke depan, pemerintah menargetkan pembangunan hingga 15.000 unit hunian sementara di wilayah terdampak. Target ambisius ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
Sementara itu, dari sisi tata kelola, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan pentingnya peran kepala desa atau keuchik dalam pendataan warga terdampak.
“Ini bukan soal bangunan semata. Ini soal kemanusiaan. Bagaimana rakyat bisa kembali hidup dengan layak dan bermartabat,” kata Prabowo.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan lokal dalam pembangunan. Bahan-bahan sederhana dan kearifan lokal, seperti penggunaan lapisan penahan panas dari bahan tekstil atau anyaman, dinilai lebih efektif dan cepat diterapkan dibanding solusi mahal yang belum tentu cocok di lapangan.
Ke depan, pemerintah menargetkan pembangunan hingga 15.000 unit hunian sementara di wilayah terdampak. Target ambisius ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
Sementara itu, dari sisi tata kelola, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan pentingnya peran kepala desa atau keuchik dalam pendataan warga terdampak.
Ia menyebut bahwa keterlambatan penyaluran bantuan selama ini lebih banyak disebabkan oleh masalah data, bukan ketersediaan anggaran.
“Kepala desa harus bertanggung jawab mendata warganya. Mana yang rusak ringan, sedang, berat. Itu kunci agar bantuan bisa segera turun,” ujar Tito.
Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran, baik untuk hunian sementara, hunian tetap, maupun bantuan tunai. Namun tanpa data yang valid dan cepat, semua itu tidak bisa dieksekusi.
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap proses pemulihan pascabencana di Aceh dan wilayah lain dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan berkeadilan.
“Kepala desa harus bertanggung jawab mendata warganya. Mana yang rusak ringan, sedang, berat. Itu kunci agar bantuan bisa segera turun,” ujar Tito.
Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran, baik untuk hunian sementara, hunian tetap, maupun bantuan tunai. Namun tanpa data yang valid dan cepat, semua itu tidak bisa dieksekusi.
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap proses pemulihan pascabencana di Aceh dan wilayah lain dapat berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan berkeadilan.
Lebih dari sekadar membangun rumah, negara ingin memastikan warganya kembali merasa aman, dihargai, dan tidak sendirian menghadapi musibah.
Di tengah bencana, pesan Presiden Prabowo menjadi jelas: negara hadir, negara bekerja, dan rakyat tidak boleh dibiarkan berjuang sendirian. Inilah wajah kepemimpinan yang ingin ditunjukkan sikap tegas, cepat, dan berpihak pada kemanusiaan.***
Di tengah bencana, pesan Presiden Prabowo menjadi jelas: negara hadir, negara bekerja, dan rakyat tidak boleh dibiarkan berjuang sendirian. Inilah wajah kepemimpinan yang ingin ditunjukkan sikap tegas, cepat, dan berpihak pada kemanusiaan.***
