Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

MENGHARUKAN! Santri ini Menderita Tumor Tulang: Akankah Pemda Purwakarta Beri Perhatian?

santri-purwakarta-taopik-hidayatullah
Santri Purwakarta Taopik Hidayatullah menderita tumor tulang
MANGENJANG.COM - Pemda Purwakarta, sebagai lembaga pemerintahan daerah, kini dihadapkan pada sebuah permohonan yang mengharukan. Masyarakat desa Warung Jeruk, tepatnya di Kp. Cibeurih Tengah Rt. 009/003, tengah menghadapi kisah sedih dari seorang santri bernama Taopik Hidayatullah.

Di usia muda 23 tahun, Taopik sedang berjuang melawan penyakit mematikan, yaitu tumor tulang.

Kondisi Taopik saat ini sangat mengkhawatirkan dan menyedihkan. Beliau telah menderita penyakit tumor tulang selama setahun lamanya, namun sayangnya belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah Kabupaten Purwakarta.

Padahal, pada usia sekarang, Taopik seharusnya bisa menikmati masa muda dan sedang menuntut ilmu di salah satu Pondok Pesantren di Tegalwaru.

Ketika mengunjungi keluarga Taopik, kami merasakan kesedihan yang mendalam.

Air mata tak terbendung saat melihat kondisi beliau yang memprihatinkan.

Keluarga Taopik merasa putus asa dan berharap ada perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta agar Taopik dapat segera dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin.

Sampai saat ini, keluarga belum menerima tindakan apapun dari pihak rumah sakit.

"Kami hanya bisa berkeluh kesah kepada siapapun yang merasa prihatin terhadap keluarga kami. Kami berharap adik kami dapat dibantu oleh pemerintah daerah karena sampai saat ini belum ada tindakan apapun dari rumah sakit. Semoga hati Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta tersentuh untuk membantu kami. Meskipun kami memiliki BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah, namun ada beberapa obat yang tidak dapat ditanggung oleh BPJS," ujar kakak Taopik.

Dalam kondisi yang genting ini, keluarga sangat berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta dapat turun tangan langsung untuk membantu santri yang sedang berjuang melawan tumor tulang.

Dalam situasi yang penuh duka ini, setiap bantuan dan perhatian sangat berarti bagi Taopik dan keluarganya.

Semoga Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta dapat menyadari urgensi dan kebutuhan mendesak yang dihadapi oleh Taopik serta menyediakan bantuan medis yang diperlukan untuk kesembuhannya.***