Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Ketua FKDT Purwakarta kritik Pemkab Purwakarta

herman-ketua-fktd-purwakarta
Herman, S.Ag., Ketua DPC FKDT Kabupaten Purwakarta (kedua dari kiri), dalam acara Peresmian Taman Pusdai Jawa Barat (Senin, 30/12/2019)


PurwakartaOnline.com - Ketua Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah ( DPC FKDT), Herman, S.Ag., mengkritik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta.


Purwakarta Online melakukan konfirmasi kepada Ustadz Herman usai melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Al-Jihad, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta siang ini (3/1/2020).


Kritikan ini ternyata disampaikan Ustadz Herman saat pelaksanaan pelantikan Pengurus DPC FKDT Kabupaten Purwakarta masa bakti 2019-2024, di Aula Gedung Dakwah pada bulan Desember lalu (Selasa, 17/12/2109).


Bupati diminta kepedulian kepada lembaga Diniyah

Pemerintah Kabupaten Purwakarta dibawah kepemimpinan Anne Ratna Mustika, SE., dinilai belum menunjukkan kepedulian dan keberpihakan kepada lembaga Diniyah di Kabupaten Purwakarta.


”Sampai pelaksanaan pelantikan dan rakercab (Rapat Kerja Cabang) juga hasil dari iuran seluruh pengurus FKDT kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Purwakarta,” ucapnya, sebagaimana dikutip oleh jabarpress.com (17/12/2019).


Kritikan Ustadz Herman didukung oleh pernyataan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) FKDT Provinsi Jawa Barat, Atep Abdul Goffur, dalam kesempatan yang sama.


Atep Abdul Goffur menyampaikan harapannya kepada Bupati Purwakarta agar memberikan perhatian kepada guru dan lembaga Diniyah.


"Mohon disampaikan ke bunda Anne Ratna Mustika selaku Bupati Purwakarta, agar bisa memberikan perhatian kepada guru dan lembaga Diniyah," ujar Atep Abdul Goffur saat pelantikan Pengurus DPC FKDT Kabupaten Purwakarta (17/12/2019).


Menangkal Radikalisme

Menurut Atep Abdul Goffir, pendidikan Diniyah memiliki potensi besar untuk dijadikan benteng dalam menghadang radikalisme sejak dini.


"Karena pendidikan diniyah merupakan benteng dalam menangkal radikalisme melalui akar rumput dengan penguatan pendidikan keagamaan dan budaya,” ujar Atep Abdul Goffur menambahkan.


Atep Abdul Goffur juga memberikan pesan kepada Pengurus DPC FKDT Kabupaten Purwakarta agar senantiasa menjaga silaturahmi agar komunikasi berjalan dengan baik dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemerintah Kabupaten setempat.


"Jalin terus komunikasi yang erat dengan kemenag dan pemerintah daerah kab Purwakarta untuk bisa saling mengisi dan melengkapi demi mewujudkan visi Purwakarta Istimewa,” pungkas Atep Abdul Goffur.


Bukan tempat mencari kehidupan

Tidak lupa, Atep Abdul Goffur juga menyampaikan selamat kepada Pengurus DPC FKDT Kabupaten baru saja dilantik. 


Pesan Atep Abdul Goffur kepada DPC FKDT Kabupaten Purwakarta, agar jabatan yang diemban dijadikan jalan untuk menghidupkan dan membesarkan Diniyah.


Sebaliknya jangan jadikan lembaga Diniyah hanya untuk mencari kehidupan dari para pengurus DPC FKDT Kabupaten Purwakarta.


"Selamat bekerja dan jadikanlah amanah ini untuk bisa menghidupkan dan membesarkan Diniyah bukan mencari kehidupan,” tegas Atep Abdul Goffur (ezs).